Kapan Waktu Paling Tepat Untuk Mengajukan Kpr?

Walaupun tengah dilanda pandemi, sekarang nyatanya merupakan waktu yg cocok bagi teman yg ingin mengajukan cicilan KPR. Apa saja keuntungan yg akan didapatkan? Cari tahu hanya di sini!

Pandemi Covid-19 tetap mewabah di Indonesia, mendorong kita ke dalam jurang resesi.

Banyak sektor yg terpengaruh oleh keadaan kurang baik yg sedang terjadi, termasuk industri properti.

Akan tetapi, terjadinya resesi sebab wabah Covid-19 nyatanya bukan suatu persoalan untuk membeli rumah lewat cicilan KPR.

Pasalnya, tak ada perubahan yg merugikan para pembeli, justru kebijakan baru yg diciptakan termasuk menguntungkan.

Bagaimana bisa?

Simak kabar selengkapnya di bawah ini.

Sekarang Waktu yg Tepat untuk Ambil Cicilan KPR

Relationship Officer salah satu bank swasta, Reynard Rhesa Josaputra, menyebutkan dikala ini merupakan waktu yg cocok untuk mencoba acara KPR.

“Sekarang malah ada faktor yg dapat dibilang membikin untung para pembeli. Suku bunga yg ditekan terjangkau dari awalnya 8-9 persen sekarang mulai dari 5-7 persen saja,” terperinci Reynard, semacam dikutip dari Kompas, Senin (09/11/20).

Reynard menyebutkan bunga rendah di kala pandemi ini sangat jomplang dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Penurunan bunga KPR dikarenakan oleh kebijakan dari 7 Day Repo Rate Bank Indonesia.

Turunnya suku bunga menurut acuan BI akan dengan mudah memajukan kualitas transaksi di bidang properti, khususnya perumahan.

“Suku bunga yg turun dikala ini hingga akhir November,” tambah Reynard.

Simulasi KPR serta Cara Mengajukan KPR

Reynold kemudian membahas skema pengajuan cicilan KPR dengan menunjukkan contoh simulasi.

Misalnya, harga rumah yg kamu nasabah inginkan dipatok seharga Rp1 miliar.

Dengan begitu, down payment (DP) yg wajib dibayar oleh nasabah merupakan sebesar 20%, alias kurang lebih Rp200 juta.

BACA JUGA:  Revisi Peraturan Bank Indonesia Terkait LTV

Oleh sebab uang DP yg telah dibayar, plafon KPR nasabah berkurang menjadi Rp800 juta.

Jumlah angsuran yg wajib dibayarkan tergantung dengan jangka waktu (tenor) yg nasabah inginkan.

Apabila nasabah mengambil tenor selagi 120 bulan, cicilan KPR yg wajib dibayar merupakan Rp9,239,277 juta.

Jika jangka waktunya diputuskan pada 180 bulan, jumlah cicilannya menjadi Rp7.137.062.

Namun, semisal nasabah memilih tenor yg lebih panjang, semacam 240 bulan, angsuran yg diwajibkan merupakan Rp6.144.889.

Pengajuan KPR dapat diakses lewat internet di rumah.

Para nasabah serta debitur hanya butuh mencari website bank opsi serta masuk eksklusif ke acara KPR yg sedang ditawarkan.

Apabila telah ditemukan, siapkan dokumen serta arsip persyaratan mengajukan KPR yg diperlukan oleh pihak bank.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *