Untung Rugi Tenor Kredit Panjang

Tertarik mengambil KPR tenor panjang sebab hanya punya bujet pas-pasan? Sebelum memulainya, ketahui dulu yuk keuntungan serta kerugiannya lewat postingan ini!

Tenor menjadi salah satu sudut yg wajib diperhatikan bila kamu berminat membeli rumah lewat acara KPR.

Ketika wajib memilih tenor KPR, menentukan jangka waktu yg paling pas tidak jarang kali membikin orang-orang kebingungan.

Pasalnya, makin lama tenor yg dipilih, cicilan yg dibayar setiap bulan pun terus kecil.

Dengan begitu, KPR yg mempunyai tenor panjang bisa menjadi angin segar bagi kita semua, khususnya bagi masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah yg ingin segera mempunyai rumah.

Adapun tenor panjang tersebut bisa mencapai 30 tahun lo, sahabat.

Bagaimana, luar biasa bukan?

Namun demikian, tidak sedikit konsekuensi yg wajib kamu bayar ketika mengambil KPR tenor panjang, lo.

Nah, untuk mengenal lebih jauh tentang faktor tersebut, yuk kita baca saja penjelasannya pada uraian di bawah ini.

Keuntungan KPR Tenor Panjang

1. Cicilan Lebih Ringan

Sebetulnya, layanan ini bisa menjadi taktik bank dalam mencari nasabah di kalangan masyarakat menengah ke bawah untuk menikmati produk KPR dalam jangka waktu yg sangat lama.

Namun begitu, KPR tenor panjang pun bisa menunjukkan risiko kredit macet yg lebih besar dibandingkan tenor pendek, sahabat.

2. Pembayaran Jumlah DP Lebih Fleksibel

Biasanya, bila kita tidak mempunyai bujet yg lumayan untuk membayar down payment (DP), bank akan menunjukkan kemudahan.

Kemudahan tersebut bisa berupa pengurangan jumlah uang muka serta masa pelunasan yg lebih panjang.

Dengan begitu, pembayaran KPR tenor panjang bisa membikin jumlah pembayaran DP sehingga lebih fleksibel.

Pasalnya, bank tidak mau mengambil risiko dengan mengizinkan nasabah membayar DP rumah murah, sedangkan cicilan yg wajib dibayar sangat besar serta waktu pelunasannya sedikit.

BACA JUGA:  Pengajuan Kredit Saya Ditolak Oleh Bank Karena Repayment Capacity Tidak Mencukupi. Apa Itu Repayment Capacity?

3. Mudah Mengatur Keuangan

Kredit tenor panjang bisa dibilang sangat tepat digunakan oleh pekerja yg mendapat penghasilan selalu setiap bulan.

Walaupun hanya mendapat penghasilan pas-pasan, dengan cara keseluruhan mereka tetap sanggup mengambil KPR dengan jangka waktu di atas 15 tahun.

Dengan masa tenor tersebut, nasabah bisa pengaturan keuangan sehingga lebih fleksibel.

Nasabah bisa membayar kebutuhan sembari wajib mencicil tagihan KPR dengan cara konsisten.

Kerugian KPR Tenor Panjang

1. Beban Bunga Sangat Besar

Semakin lama memilih tenor, jadi bunga kredit yg wajib dibayar setiap bulan pun akan terus besar.

Selain bunga, beban lain yg tetap butuh ditanggung merupakan anggaran uang muka, asuransi, serta lain sebagainya.

2. Risiko Perubahan Ekonomi dalam Jangka Panjang

Saat ini, kita tidak akan sempat tahu keadaan ekonomi di masa depan.

Nah, faktor itu menjadi kekurangan yg wajib diambil ketika memilih KPR tenor panjang.

Jika sebuah negara mengalami krisis moneter serta mengakibatkan banyaknya PHK, faktor tersebut bisa memengaruhi kemacetan pembayaran nasabah di kemudian hari.

3. Beban Psikologis

Secara psikologis, hampir semua orang-orang tentu ingin segera melunasi utang-utangnya.

Namun faktor ini tidak sama apabila memakai kredit tenor panjang.

Pasalnya, dengan proses pembayaran utang yg lama, tentunya diharapkan adanya kesiapan fisik serta mental.

Jika terlalu lama menanggung hutang, faktor tersebut akan menunjukkan rasa lelah tersendiri bagi kamu serta keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published.