Ambil Jangka Waktu Kredit Panjang Atau Pendek?

Hindari asal menebak, cari tahu untung menyesal tenor KPR panjang serta singkat di bawah ini. Yuk, Pertimbangkan betul sebelum memilih!

Mengambil acara KPR untuk membeli rumah bukanlah keputusan yg kecil.

Dapat dibilang, faktor tersebut merupakan langkah besar serta berdampak bagi kehidupan kita ke depan.

Bukan tanpa alasan, ini karena dengan mengambil acara KPR, kita dituntut untuk melakukan cicilan utang ke bank dalam jangka waktu tertentu.

Jangka waktu tersebut istilah bekenya merupakan tenor KPR.

Secara sederhana, tenor KPR merupakan lamanya angsuran alias jangka waktu kredit rumah yg telah disepakati antara pihak bank serta peminjam.

Dalam jangka watu itu, pihak peminjam alias kreditur mesti membayar angsuran setiap bulannya.

Ada dua sistem tenor yg bisa kamu pilih.

Pertama tenor panjang, serta kedua tenor pendek.

Tenor panjang, mempunyai jangka waktu 15 – 20 tahun.

Jika tenor pendek, biasanya di bawah 10 tahun.

Masing-masing tenor KPR tersebut mempunyai keuntungan serta kerugian.

Supaya lebih utuh serta kamu tidak bingung, di bawah ini kami akan mengurai untung menyesal dari masing-masing tenor.

Sebagai angan-angan serta tuntuan sebelum mengambil KPR serta menentukan tenornya.

Dilansir dari beberapa sumber, berikut ulasan selengkapnya!

Untung Rugi Tenor KPR Panjang serta Pendek
1. Tenor Panjang

Keuntungan
Cicilan Ringan

Keuntungan pertama dari tenor panjang merupakan angsurannya lebih ringan.

Ini karena pada prinsipnya, makin lama masa tenor, jadi jumlah cicilan kian sedikit.

Maka tidak heran, apabila tipe KPR ini kerap dipakai sebagai media promosi bank untuk menggaet nasabah dari kalangan menengah ke bawah.

Uang Muka Terjangkau

Jika kamu mengambil tenor panjang, jadi DP alias uang muka yg mesti dibayar bisa fleksibel alias terjangkau.

BACA JUGA:  Anda Punya Pengalaman Tidak Membayar Pinjaman Online?

Sebab, pihak bank biasanya akan menunjukkan keringanan soal pembayaran uang muka apabila kamu memilih tenor panjang.

Keringanan tersebut berupa pengurangan nominal uang muka.

Bisa Mengatur Keuangan dengan Baik

Keuntungan berikutnya ialah soal pengaturan finansial.

Secara tidak langsung, bila cicilan KPR ringan, akan mempermudah kamu dalam mengatur keuangan dengan baik.

Lantaran jumlah nominal yg dibayarkan untuk ansuran KPR tidak terlampau besar.

Kerugian
Bunga yg Besar

Bila ada keuntungan, pasti ada pula kerugianya.

Kerugian tenor panjang yg pertama merupakan beban bungan yg besar.

Makin lama jangkau waktu pelunasan, bunga kredit pun akan kian besar.

Memiliki Beban Psikologis

Dapat kamu bayangkan, ketika memilih tenor KPR panjang, kita akan mempunyai utang dalam jangka waktu puluhan tahun, bahkan hingga 25 tahun.

Suka tidak suka, faktor tersebut menjadi beban psikologis serta mental seseorang.

Makanya, di awal paragraf kami menulis, apabila mengambil acara KPR merupakan suatu langkah besar karena tanggung jawabnya juga demikian.

Perubahan Ekonomi yg Tak Bisa Diprediksi

Perubahan ekonomi di depan, tidak bisa diprediksi serta tidak ada yg tahu.

Hal ini butuh kamu cermati, karena barangkali ke depan terjadi gelombang PHK, kredit bunga yg melonjak, serta lain-lain.

Andai faktor demikian terjadi, akan sangat berdampak pada cicilan KPR milikmu.

Lunas Ketika Usia Sudah Menua

Misalnya, ketika ini kamu berumur 25 tahun, serta mengambil lama tenor selagi 25 tahun.

Maka rumah yg ketika ini beli akan lunas ketika kamu berumur 50 tahun.

Poin ini butuh kamu sadari serta mafhumi betul, ya.

2. Tenor Pendek

sumber: freepik.com

Keuntungan
Dapat Lunas dalam Waktu Relatif Pendek

Keuntungan pertama dari tenor KPR singkat ialah terhindar dari utang puluhan tahun.

BACA JUGA:  Asik..! Kuota Internet Gratis Dari Kemendikbud Cair Lagi Bulan Maret, April serta Mei 2021

Setidaknya beban psikologis yg didapat pun tidak seberat tenor panjang.

Kredit Bunga Kecil

Sudah disebutkan di atas, makin panjang lama angsuran, makin besar pula beban kredit bungannya.

Hal tersebut berlaku sebaliknya, apabila kamu memilih tenor pendek, jadi kredit bunga akan lebih kecil.

Lebih Tenang

Kamu akan lebih hening apabila memilih angsuran KPR dengan waktu yg lebih pendek.

Pasalnya, kamu bisa membikin agenda finansial lain pasca KPR telah lunas.

Tepat Jadi Investasi

Bila kamu mempunyai uang lebih, sebaiknya pakai saja uang itu untuk tenor KPR pendek.

Jika KPR rumah lekas lunas, pasti kamu akan mempunyai hunian tersebut seutuhnya.

Secara tidak langsung, kamu bisa memutar otak untuk menjadikan hunian itu menjadi sarana investasi properti.

Kerugian
Sulit Disetujui Bank

Ya, faktor ini butuh kamu sadari.

Bank akan melakukan seleksi ketat apabila kamu memilih tenor pendek.

Pasalnya, beban cicilan tiap bulan lebih besar dibanding tenor panjang.

Kamu harus mempunyai kesiapan finansial yg kuat serta mumpuni.

Uang Muka Besar

Ketika berniat memilih angsuran dalam jangka waktu pendek, kamu harus menyiapkan uang muka besar.

Hal ini biasanya akan dibebankan bank terhadap calon krediturnya.

Keuangan Mesti Stabil

Jika ketika ini keadaan keuanganmu dirasa tidak sepenuhnya stabil, lebih baik pikir dulu matang-matang.

Alasannya untuk menghindari kredit bermasalah di kemudian hari.

Pertimbangkan Sebelum Memilih

Setelah mengenal untung menyesal dari masing-masing tenor KPR, sekarang waktunya kamu yg menentukan.

Masing-masing mempunyai kelebihan serta kekurangan.

Kamu tinggal menyesuaikan dengan keadaan serta kesiapan kamu sebagai kreditur.

Mau itu yg tenor panjang alias pendek, tidak sehingga soal, paling penting kamu sanggup membayarnya, jangan hingga bermasalah!

Leave a Reply

Your email address will not be published.